
cuakep
Kadang-kadang kita terlalu sibuk,sehingga saat Sang Kekasih menyapa,kita tidak tahu dan tidak sadar. " Wahai Jiwa yang tenang " adalah Panggilan sekaligus Perintah Nya supaya kita menenangkan jiwa ini. Karena hanya dengan jiwa yang tenang kau akan dapat meyaksikan & mendengarkan "Sapaan" Nya.
Semakin tenang air jiwamu, maka akan semakin peka hatimu dalam menangkap tanda-tanda Nya. " Demikianlah kami jelaskan ayat-ayat (tanda-tanda) Kami, bagi orang-orang yang mau menggunakan akalnya". Ayat/tanda digunakan untuk menunjukkan pada sesuatu. Seperti pada saat mengikuti permainan di Pramuka. Semakin paham dirimu akan tanda-tanda, maka kesempatan untuk selamat dan dapat sampai ke Tujuan akan semakin lebih baik dari orang-orang yang tidak memahaminya.

" Berdoa adalah inti ibadah ". Berdoa itu menunjukkan bahwa kita lemah, bukan penentu, butuh, kecil. Dan itulah identitasmu, ya, seorang hamba. Mungkin dalam hati kita sering bertanya" kapan doaku akan dikabulkan?". Tapi sesungguhnya ada pertanyaan yang lebih penting yang harus kau jawab lebih dulu, yaitu " sudahkah kau membangun kepantasan untuk dijawab dan dikabulkan doanya?" Jadi, tuntutlah dirimu lebih dahulu untuk menjadi pribadi yang baik sambil kau memohon anugrah kebaikan dilimpahkan kepadamu! Bagaimana? 

